Good Bye My Love

Mungkin kata-kata itu sudah terlalu basi untuk aku ungkapkan.

tapi kali ini aku harus benar-benar berusaha untuk move on. memulai membuka lembaran baru adalah suatu keputusan yang tepat, karna sudah tidak ada lagi yang bisa aku harapkan dengan percintaanku yang kemarin-kemarin. memang susah dan tidak mudah untuk tetap melangkah walau berat terasa. kini tanpa dia dan tanpa kenangan yang telah berlalu aku siapkan diri untuk semua kemungkinan terburuk yang akan terjadi didalam kehidupanku. semuanya sudah ku kubur dalam-dalam. tak perlu ada lali mengingat masa lalu yang kelam, tak perlu lagi mengingat semua tentangnya. bagiku kini semua itu hanyalah sebuah pengalaman yang bisa menjadikan diriku menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya.

Untuk semester 3 kedepannya aku akan berusaha bersikap biasa kalau saja aku bertemu dengannya karena buat apa lagi memanjang-manjangkan permasalahan yang dulu. dan sebisa mungkin aku hindari dia. aku bukan bermaksud buat menutup diri menjadi temannya tapi, aku ingin sadar diri dan lebih menjaga hati dan pemikiranku. karena 6 bulan terakhir sudah kacau balau hanya karena sebuah perasaan yang salah dan tidak tepat.

Sampai ketika waktu itu tiba dimana kita akan bertemu lagi aku berharap dan berdoa tidak akan ada lagi perasaan penyesalan diantara aku dan kamu. karena itu sudahlah berlalu. dan kini aku akan kembali ke diriku yang dulu.

THANKS, GOOD BYE……

Dear Rahma

Bisa dibilang kalau selama semester 2 kemaren benar-benar waktu yang sangat melelahkan buatku. bagaimana tidak melelahkan? bayangkan saja selama selama hampir 5 bulan aku sering mengalami depresi atau bisa dibilang stress musiman. terkadang aku dalam kondisi baik-baik saja ehhh… tiba-tiba aku langsung drop gara-gara hatiku remuk, hancur, patah hati ketika aku sadar kembali kalau orang yang aku tunggu ternyata memilih untuk bersama yang lain. memang benar aku muncul dikehidupannya bisa dibilang baru satu tahun terakhir ini. dia memang berhak memilih dengan siapa dia akan menjatuhkan hatinya dan hidupnya. awalnya aku ingin sekali marah sama dia, tapi aku pikir itu hal bodoh karena mungkin aja dia berpikir untuk apa aku marah-marah ke dia, punya hak apa kau untuk menumpahkan semua amarahku ke dia.

Tiga bulan setengah kemaren aku marahan, bukan marahan sihh…. tapi kita sama-sama diem-dieman. diantara kita ga ada yang mencoba untuk menyapa satu sama lain, bahkan untuk tatapan mata aja sebisa mungkin kita hindari. wahhhh benar-benar waktu yang sangat menyakitkan. jujur waktu itu aku sangat teramat merasakan sakit hati atau patah hati yang teramat dalam. bagimana aku tidak patah hati kalau awalnya aku didekatti terus ditinggal dan yang paling tragis aku sama sekali enggak dianggap keberadaanku……

hufffttttt…………

sudahlah…..

setelah jatuh bangun perasaanku untuknya, akhirnya disuatu hari aku mulai menyerah dengan keadaanku selama ini dan menyerah untuk perasaanku. aku menyadari kalau saat ini aku memang belum bisa mendapatkan hatinya, karena terlalu banyak kenangan dan cinta dihidup dan dihati dia yaitu untuk seseorang gadis yang dia cintai dengan segenap kekurangan dan kelebihannya. walaupun terkadang aku sering sebel sendiri karena aku sering merasa kalau aku lebih dari gadis itu. tapi apa yang aku pikir dan apa yang aku rasakan itu salah, karena selama ini dia memilih gadis itu bukan karena penampilannya tapi ada sesuatu dari dalam diri gadis itu yang membuat dia mencintainya dengan ketulusan hatinya.

Dan sekarang tinggal aku yang harus berjuang untuk bangkit kembali dari keterpurukan dan berusaha untuk tidak jatuh kembali dijurang ketertidakberdayaan yang mengatasnamakan CINTA…..

Dan untuk terakhir kalinya aku akan menjawab pertanyaanmu yang kamu sampaikan lewat sms

G : Ram, emangnya beneran kamu suka sama ………

R : (untuk saat ini aku akan jujur) Ya, kalau aku dulu memang menyukaimu.

TAPI CERITA ITU SEMUA SUDAH KU AKHIRI DENGAN CARAKU SENDIRI……

SEKARANG WAKTUKU UNTUK BAHAGIA DENGAN KESENDIRIANKU DENGAN CARAKU SENDIRI….. ^_^  BYE BYE Luka lama dan WELCOME kebahagiaan…..

semester 2 adalah perjalanan kuliahku yang sangat melelahkan. bagaimana tidak memelahkan, kalau dari awal perkuliahan aku sudah membuat kenangan yang begitu indah. 

Cry always because of you…

For You

Kau datang sekejap membawa harapan
Lalu kau pergi meninggalkan diriku
Kini ku tenggelam dalam tangisku
Bagaimana ku relakan yang telah jadi milikku

You’re the one who show me what’s love
Then take it all away 
You’re the one who reassemble all my broken heart
And break it all over again break it all over again

Your smile gives me life then it kills me
Your eyes show me hopes then they tear me
Your love flied my high away then it throws me back down hardly
How could you make me say I love you, I love you

Kini ku mengerti cinta takkan bisa dipaksa
Ku tetap menanti dirimu
Ku tak peduli kata mereka asal kau milikku
Bagaimana ku relakan yang telah jadi milikku

You’re the one who show me what’s love
Then take it all away 
You’re the one who reassemble all my broken heart
And break it all over again break it all over again

Your smile gives me life then it kills me
Your eyes show me hopes then they tear me

Your love flied my high away then it throws me back down hardly
How could you make me say 
All this time you’ve made myself say 
And another time I realize all those days I don’t love you

How could you
How could you make me say I love you
How could you)